Awug Singkong, Panganan Tradisional Mengenyangkan
Panganan tradisional memang sangat digemari banyak orang, meskipun di zaman yang semakin maju sekarang ini dengan banyak pula inovasi makanan yang diciptakan, namun tidak menghilangkan kegemaran Orang - Orang apalagi pecinta kuliner untuk tetap mempertahankan keberadaan panganan tersebut.
Banyak sekali ragam panganan tradisional yang dapat kita jumpai dari mulai yang manis hingga asin. Salah satu panganan tradisional yang masih cukup mudah ditemui sekarang ini yaitu Awug Singkong.
Awug Singkong merupakan salah satu kue yang berbentuk bundar ataupun berbentuk selainnya, mempunyai rasa manis, dan dua lapis bagian. Untuk lapisan atas biasanya dicampuri parutan kelapa, sedangkan untuk lapisan bawah tidak memakai campuran.

Umumnya, Awug terbuat dari bahan utama beras ketan, namun Awug Singkong ini sesuai dengan namanya yaitu terbuat dari bahan utama singkong yang telah diparut. Selain dari singkong, ada bahan lainnya juga, yaitu parutan kelapa, gula pasir, dan pewarna makanan untuk lapisan bagian atas.
Untuk memasaknya yaitu dengan cara dikukus kurang lebih selama 20 menit.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Tips Sederhana Menjaga Kesehatan
Dalam menjalankan tips menjaga kesehatan, Anda bisa rutin mengikuti langkah dalam menjaga kondisi tubuh dengan cara yang sederhana. Tips menjaga kesehatan tidak harus selalu identik den
Keindahan Wisata Curug Cimandaway di Dayeuhluhur, Cilacap, Jawa Tengah
Wisata Curug Cimandaway adalah salah satu tempat wisata yang berada di Serang, Desa Datar, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Indonesia. Wisata Curug Cimandaway di
Seblak Kuliner Kekinian Yang Banyak Diminati Oleh Masyarakat
Dunia kuliner terus berkembang semakin banyak inovasi yang diciptakan masyarakat demi menarik para pecinta kuliner khususnya kuliner kekinian, salah satunya adalah seblak,Makanan yang b
Ditangan Anak Pramuka Ambalan Diponegoro-R.A Kartini, Kaleng Bekas Berubah Menjadi Kompor
Limbah kaleng adalah limbah yang tidak bisa diurai secara alami atau proses biologi, limbah kaleng ini termasuk limbah anorganik, maka dari itu untuk mencegah terjadinya pencemaran ling